RSS Feed

‘Kampus’ Category

  1. Harmoni Busana Muslim di Kantor

    June 11, 2017 by murtiyarini

    d8429909-8607-45ca-a568-68e6c1cc6811

    Tim kerja di Tata Usaha Departemen PTN kebanyakan adalah ibu-ibu cantik. Berhubung di IPB tidak diwajibkan mengenakan seragam PNS, jadi baju kantor kami bebas. Bagi pengguna hijab, busana muslim pun bervariasi, ada yang gamis ada yang potongan. 

    Sesekali kami ingin tampil istimewa dengan harmoni busana muslim. Mengenakan busana yang selaras bersama rekan kantor mampu menumbuhkan spirit kebersamaan, kompak dan mesra lho. Apalagi kalau kita foto bersama, yang terlihat adalah “happy family”

    (more…)



  2. Catering Nasi Kotak Bogor Murah Enak

    May 4, 2017 by murtiyarini

    Catering Nasi Kotak Bogor Murah Enak

    Konsumsi adalah belanja terpenting pada hampir semua kegiatan akademik baik di dalam kampus maupun di luar kampus. Untuk rapat, sidang, seminar, maupun fieldtrip membutuhkan konsumsi.

    Siapa yang bertugas memesan dan membeli konsumsi? Nah, sebenarnya tugas ini kurang jelas harusnya siapa yang pesan. Tentunya bagian rumah tangga unit lah yaw. Tapi siapa tepatnya? Apakah petugas dapur? petugas tata usaha? atau petugas keuangan biar sekalian pesan sekalian bayar? Sebenarnya petugas keuangang nggak boleh lho langsung pesan dan bayar. Yang pesan dan menerima barang harus orang lain untuk dicek ricek kelayakannya. Bagian keuangan tinggal bayar saja.

    Catering Nasi Kotak Bogor Murah Enak

    Catering Nasi Kotak Bogor Murah Enak

    Tapi berhubung banyaknya pekerjaan dan job deskripsi pesan memesan konsumsi ini tidak jelas dilimpahkan oleh siapa, atas inisiatif dan jiwa ingin menolong, jiaah… saya didaulat untuk pesan memesan konsumsi. Antara repot tapi ya disyukuri saja dapat kepercayaan. Berarti selera makan saya termasuk disukai oleh teman-teman di unit. Apa-apa yang dipesan Arin terasa enak, trus unik dan beda gitu.

    Bermodal informasi dari mbah Google dan instagram, serta rekomen kanan kiri, akhirnya da beberapa tempat pesan Catering Nasi Kotak Bogor Murah Enak yang jadi langganan. (more…)



  3. Seminar Perlindungan Tanaman Perkebunan 2016

    September 16, 2016 by murtiyarini

    Halo, Seminar Perlindungan Tanaman hadir kembali. Catat tanggalnya 25 Oktober 2016.

    Detil acara sebagai berikut :

    seminar perlindungan tanaman

    PERLINDUNGAN TANAMAN PERKEBUNAN UNTUK KESEJAHTERAAN RAKYAT DAN BANGSA

    Selasa, 25 Oktober 2016 | Fakultas Pertanian | Institut Pertanian Bogor

     LATAR BELAKANG

    Indonesia merupakan negara yang terletak di daerah tropis yang kaya akan sumberdaya alam baik hayati dan non-hayati. Sektor pertanian khususnya perkebunan menempati urutan kedua setelah sektor migas dalam menyumbang devisa negara. Kontribusi sektor perkebunan mencapai hampirRp159,7 triliun atau 18,5 persen terhadap PDB pertanian 2012, sementara itu jumlah tenaga kerja perusahaan perkebunan sebanyak 655.998 orang(BPS 2014).

    Dalam era global, keberlangsungan perdagangan produk perkebunan sering dikaitkan dengan praktek budidaya tanaman yang baik (Good Agricultural Practices/GAP) dan sustainability (keberlanjutan yang mencakup semua aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan). Pengendalian organisme pengganggutanaman (OPT) merupakan salah satu aspek yang terkait dengan GAP dan isu lingkungan. Oleh karena itu perlu dikembangkan pengelolaan OPT yang tidak berdampak buruk terhadap kesehatan, keanekaragaman hayati, dan pencemaran lingkungan.

    Serangan OPT di lapangan memberikan dampak yang cukup signifikan dalam penurunan kualitas maupun kuantitas produksi perkebunan. Beberapa kasus serangan OPT yang saat ini menjadi masalah utama adalah seranganulat api dan Ganoderma pada kelapa sawit yang menyebabkan kerugian yang sangat besar. Serangan hama penggerek tebu Scirpophaga excertalis dan uretLepidiota stigma dilaporkan pada tahun 2015 mampu menyebabkan penurunan hasil sampai 51%. Hama penggerek buah kakao (PBK)Conopomorpha cramerella dan penyakit vascular streak die-back (VSD) yang disebabkan oleh Ceratobasidium theobromae saat ini merupakan hama dan penyakit utama yang menyerang perkebunan kakao.

    Masalah perlindungan tanaman perkebunan yang kompleks tersebut perlu disikapi dengantindakan yang sinergis dari semua pihak yang berkepentingan dengan masalah ini.  Unit Kajian Pengendalian Hama Terpadu, Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian  IPB bekerjasama dengan Perhimpunan Fitopatologi Indonesia (PFI) Komda Bogor dan Perhimpunan Entomologi Indonesia (PEI) cabang Bogor berinisiatif untuk menyelenggarakan Seminar Nasional Perlindungan Tanaman Perkebunan.

    TUJUAN

    1. Mengidentifikasi permasalahan aktual perlindungan tanaman perkebunan
    2. Meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pemangku kepentingan (stakeholder) bidang perkebunan, terhadap ancaman penyebaran hama dan penyakit tanaman perkebunan
    3. Menghimpun hasil-hasil penelitian, kajian dan pengalaman empiris terbaru di bidang perlindungan tanaman perkebunan dari berbagai kalangan
    4. Berbagi informasi dan pengetahuan teknologi untuk memperkuat sistem perlindungantanaman perkebunan

    Jenis Kegiatan

    Kegiatan terdiri atas pemaparan makalah oleh keynote speaker,dilanjutkan presentasi lisan dan poster oleh peserta seminar yang mencakup berbagai hal terkait dengan perlindungan tanaman perkebunan dan aspek pendukung lainnya.

    KEYNOTE SPEAKER

    1. Kebijakan Nasional dalam Pengembangan Perkebunan di Indonesia (Direktur Jenderal Perkebunan, Kementrian Pertanian RI)
    2. Agenda Riset dalam Mendukung Perlindungan Tanaman Perkebunan (DirekturLembagaRiset Perkebunan Indonesia)
    3. Inovasi Perlindungan Tanaman Perkebunan (DirekturRisetdanPengembangan, PT Sampoerna Agro Tbk.)
    4. Success Story dalam Pengelolaan Perlindungan Tanaman Perkebunan
    5. Pengelolaan Pestisida di Perkebunan
    6. Perlindungan Perkebunan Berbasis Bio-intensif

    WAKTU DAN PELAKSANAAN

    Seminar akan dilaksanakan pada tanggal 25 Oktober 2016 di Fakultas Pertanian, Kampus IPB Dramaga, Bogor.

    PRESENTASI LISAN dan POSTER

    1 Peserta seminar yang akan berpartisipasi dalam presentasi lisan atau poster wajib mengirimkan abstrak dan makalah lengkap
    a Format Prosiding: Times New Roman 12pt, A4, margin 4-3-3-3, spasi 2, maksimal 15 halaman termasuk gambar dan tabel. Makalah tersusun atas Judul (bahasa Indonesia dan Inggris), Abstrak (dalam bahasa Inggris), Pendahuluan, Tujuan, Bahan dan Metode, Hasil dan Pembahasan, Kesimpulan, dan Daftar Pustaka.
    b Format JEI (tersedia disini)
    c Format JFI (tersedia disini)
    2 Presentasi lisan atau poster akan dilakukan setelah presentasi keynote speaker.
    3 Makalah paling lambat dikirimkan tanggal 15 Oktober 2015 ke e-mail panitia: pkpht.ipb@gmail.com
    4 Peserta poster, diwajibkan membawa poster berukuran A0 (Portrait) pada saat registrasi tanggal 25 Oktober 2016
    5 Makalah akan dipublikasikan dalam bentuk prosiding atau Jurnal. [5 Artikel ilmiah terpilih akan difasilitasi untuk dipublikasikan pada Jurnal Entomologi Indonesia (JEI) atau Jurnal Fitopatologi Indonesia (JFI)].

    BIAYA KEIKUTSERTAAN*

    Mahasiswa (S1/S2/S3)   :Rp. 250,000,-

    Umum                           :Rp. 500,000,-

    Peserta akan mendapatkan seminar kit, makan siang, coffee break,dansertifikat.

    *Peserta yang menginginkan prosiding seminar dikenakan biaya tambahan sebesarRp. 150.000,– Biaya tidak termasuk akomodasi dan penginapan selama seminar.

    PENDAFTARAN

    1. Pendaftaran peserta dilakukan dengan mengisi formulir yang telah disediakan (online: disini),

      kemudian mengirimkan kepada sekretariat melalui email atau faximilipaling lambat tanggal 10 Oktober 2016 

    2. Peserta mentransfer biaya seminar keRekening Panitia

       Nama Bank    : BNI Cabang Dramaga Bogor

           No. Rekening  : 0140774031 

           Atas Nama     : Dept.Proteksi Tanaman

      *Pembayaran dapat juga dilakukan saat registrasi seminar

    3. Peserta mengirimkan foto/scan bukti transfer melalui email pkpht.ipb@gmail.com 
    4. Contact Person :

      NadzirumMubin, SP., MSi      (085762424232)

      Mahardika Gama P., SP.        (085647238553)

    5. Informasi Penginapan di sekitar lokasi seminar

      Hotel Duta Berlian                 (0251-8627627)

      Wisma Amarilis                     (0251-8627076)

      Wisma International             (085814925525)



  4. Pekan Ilmiah Mahasiswa – PIMNAS IPB 2016

    August 11, 2016 by murtiyarini

    Telah berlangsung Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional PIMNAS IPB 2016 di Kampus Institut Pertanian Bogor pada tanggal 8-11 Agustus 2016.

    Moto PIMNAS IPB 2016 adalah “Dengan Semangat Kebersamaan dan Persatuan, Mahasiswa Indonesia Menciptakan Karya Kreatif dan Inovatif untuk Kejayaan Bangsa”

    Penjabaran moto PIMNAS IPB 2016 tersebut adalah sebagai berikut :

    • Kebersamaan dan persatuan, artinya Kebersamaan peserta pimnas dari seluruh perguruan tinggi indonesia melahirkan persatuan antara mahasiswa untuk saling bersinergi.
    • Kreatif dan inovatis, artinya Mahasiswa bersinergi serta berkolaborasi dengan bidang keilmuan masing-masing melahirkan karya yang  kreatif dan inovatif
    • Kejayaan Indonesia, artinya Semua karya para mahasiswa dalam pekan ilmiah mahasiswa nasional bertujuan untuk kejayaan bangsa Indonesia dalam bidang IPTKS dan Budaya

    Agenda PIMNAS IPB 2016 meliputi :

    • Presentasi KaryaPKM
    • Pameran Poster & Produk
    • Sarasehan Pimpinan PT
    • Aksi Lingkungan
    • PKM Investment Summit

    Lebah dengan mengenakan topi sarjana, membawa lup dan buku dipilih sebagai Maskot PIMNAS IPB 2016. Filosofinya adalah :

    • Lebah menggambarkan serangga yang bermanfaat
    • Lup menggambarkan proses pencarian inovasi melalui riset
    • Buku menggambarkan ilmu pengetahuan
    • Topi Toga menggambarkan perguruan tinggi sebagai tempat lahirnya inovasi
    • Kacamata melambangkan ketelitian dan keuletan
    • Kepalan tangan menggambarkan kegigihan
    • Logo PIMNAS IPB 2016 adalah lidah api, menggambarkan semangat dan daya juang
    • Tangan terbuka melambangkan ajakan membantu  sesama

    PIMNAS IPB 2016

     

    Selama  4 hari mahasiswa-mahasiswi dari penjuru tanah air menempati asrama putra dan putri IPB sebagai tempat mereka menginap. Dalam masa itu pula, bis dan kendaraan kontingen banyak bermobilisasi di kawasan kampus. Selain pameran poster yang bertempat di koridor Departemen Proteksi Tanaman, juga ada pusat bazar di jalan Ulin, dekat Common Class Room. Bazar menjual produk aneka rupa baik itu produk pangan, kuliner, kerajinan yang bisa dijadikan oleh-oleh para peserta.

    Keluar sebagai juara umum PIMNAS IPB 2016 adalah Universitas Brawijaya. Bravo… ! Menyusul kemudian Universitas Gadjah Mada. Sedangkan Institut Pertanian Bogor ada di urutan ke 8.

    Salah satu penyumbang medali perak dari IPB adalah kelompok PKM dari Departemen Proteksi Tanaman yang mengusung tema “Tanaman Kantung Semar untuk Pestisida Alami Ramah Lingkungan”. Selamat yaaa

    Semoga tahun mendatang IPB kembali meraih juara umum seperti kenangan manis beberapa tahun yang lalu.

    PIMNAS IPB 2016

    PIMNAS IPB 201620160809_160302PIMNAS IPB 2016

    Sumber : http://pimnas29.ipb.ac.id/

    Foto dari www.asacinta.blogspot.com



  5. Pemira, Pesta Demokrasi Mahasiswa

    November 19, 2014 by murtiyarini

    Kreativitas tim sukses berkompetisi dalam Pemilihan Raya (Pemira). Agenda intinya adalah memilik Ketua BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa). Pesta suksesinya semarak dengan baliho dan poster kampanye yang super kreatif. Ini hasil bidikan saya :)

    20131106_090257_wmi

     

    20131107_091018

    20141106_084212-1   20141106_084106     1416389553899-1781564910



  6. Sustainable Green Campus

    June 11, 2014 by murtiyarini

    Kampus-kampus  Hijau Ramah Lingkungan

    Delapan belas tahun menjadi warga Bogor, perubahan besar yang saya rasakan adalah peningkatan suhu lingkungan, perkembangan kota menjadi pusat-pusat perbelanjaan dan peningkatan kemacetan yang parah.  Dahulu,  pergi ke kawasan Puncak di akhir pekan cukup ditempuh dalam waktu 1 jam dari kota Bogor.  Sedangkan belakangan ini jalur menuju Puncak bisa macet belasan kilometer dengan waktu tempuh berjam-jam.  Udara di Puncak dulu sangat mencekam dinginnya bahkan pada siang hari. Sangat berbeda dengan sekarang, dimana malam hari pun kita bisa bebas melepas jaket.

    Perubahan di Bogor adalah sebagaian kecil dari perubahan yang terjadi di Indonesia dan Dunia.  Menjadi keprihatinan  kita semua akan terjadinya kerusakan-kerusakan lingkungan.  Kita pun tahu, imbas kerusakan lingkungan akan mengenai kita dan anak cucu kelak.  Tentu harus ada langkah kongkrit dan segera dalam upaya menolong alam.  Langkah yang dilakukan oleh semua pihak.  Harus ada upaya-upaya pelestarian berupa “green activity” .

    Kabar baiknya, di tengah perubahan lingkungan di kota Bogor yang kian memanas, kampus Institut Pertanian Bogor tampil kian hijau.  Kampus IPB berlokasi di Darmaga Bogor. Arsitektur unik bangungan IPB berbentuk berbentuk pola-pola segitiga yang saling berhubungan.  Kampus IPB dikitari oleh pepohonan-pepohonan yang tinggi.

    k

    Gambar: ipb

    Dalam upaya mencapai green environment, IPB menerapkan manajemen hijau pada berbagai titik.  Di antaranya adalah  penggunaan lampu solar sebagai penerangan jalan sebagai upaya pengurangan penggunaan listrik.  Untuk civitas akademika disediakan peminjaman sepeda sehingga mengurangi penggunaan motor dan mobil di lingkungan kampus. Pengelolaan sampah telah dipisahkan antara sampah organic, non organic dan kertas. Serta manajemen perkantoran yang hemat kertas/paperless dengan mengoptimalkan penggunaan email dan media digital.

    Efisiensi pemanfaatan air sangat penting dilakukan di lingkungan kampus.  Di kampus IPB sendiri diberlakukan pemutusan aliran air pada saat jam kantor tutup. Tujuannya untuk mengurangi buangan air akibat kelalaian atau kebocoran.  Di samping itu, pepohonan di kampus dan adanya danau penampun air hujan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumur resapan ataupun biopori untuk menampung air hujan.

    Efisiensi penggunaan lahan kampus juga harus diperhatikan. Idealnya, minimal 30% lahan kampus sebaiknya dimanfaatkan sebagai ruang terbuka hijau.  Kalau di IPB terlihat lebih dari 30%. Lahan kosong pun ditanami dengan pohon agar tidak menjadi lahan tidur.

    Bangunan IPB  dirancang agar sirkulasi udara baik sehingga mengurangi penggunaan AC.  Ini membuktikan bahwa kampus sebagai pusat pendidikan tinggi selayaknya menjadi contoh bangunan ramah lingkungan.  Kabar baiknya, tahun 2013 IPB masuk dalam peringkat 32 teratas dunia sebagai kampus terhijau versi Greenmetric oleh Universitas Indonesia.  Greenmetric UI ini diikuti oleh 301 universitas dari 61 negara di dunia.

    20140610_100926-1_wm

     

    20140606_163452_wm

     

     

    20140611_080745_wm

    20140611_075758_wm

    Beberapa foto di atas menggambarkan kampus IPB tempat saya bekerja saat ini.  Terlihat panel solar lampu jalan, hijauan sekitar kampus dan mahasiswa bersepeda.  18 tahun lalu saat pertama saya lihat, Kampus IPB belum sehijau ini.  Pohon-pohon masih baru ditanam.  Kampus IPB Dramaga dikenal sebagai lingkungan kampus yang panas dibandingkan kampus IPB Baranangsiang (lama). Sekarang kampus IPB Dramaga telah hijau dan cantik.

    Kemudian, mari kita lihat beberapa universitas di luar negeri yang dikenal ramah lingkungan.  Peringkat tertinggi Greeenmetric UI diduduki Universitas Nottingham (Inggris).  Universitas ini terdiri atas beberapa unit kampus. Salah satunya yang terbesar adalah University Park dengan  hamparan hijau seluas 300 hektar. University Park adalah pusat kegiatan mahasiswa, staf dan pengunjung. Kawasan ini terdiri dari bangunan utama yang sudah cukup tua, pusat penelitian, 12 asrama, pusat konferensi, fasilitas olahraga, hutan, kebun dan danau.  Masyarakat disekitarnya diperbolehkan berjalan-jalan menikmati taman di University Park.

    Dari foto ini terlihat betapa sejuknya kawasan di sekitar Kampus Nottingham.  Kapan ya saya bisa berkunjung kesana?

    2481735240_ca673706e8

    Gambar: Studentroom

    Ada satu lagi kampus ramah lingkungan  yang juga memiliki desain bangunan spektakuler, yaitu Nanyang Technological University, Singapura.  Nanyang Technological University di Singapura disebut sebagai universitas paling bergengsi di Asia.

    nanyang-uni-e1395768702616

    Gambar: Lamudi

     Atap bangunan yang dimodifikasi sebagai lahan penghijuan merupakan point of views yang mengesankan.  Dibalik fungsinya sebagai pusat aktivitas sivitas akademika, bangunan unik dan cantik ini  juga berperan sebagai isolator natural.  Kolam indah yang mengitari kampus  menampung curah hujan rutin di Singapura dan memanfaatkannya untuk keperluan universitas.

     

    Dari 3 contoh universitas yang saya sebutkan di atas, bisa terlihat bahwa desain bangunan kampus tidak hanya mengutamakan kemegahan,  keunikan dan keindahan, juga memikirkan faktor-faktor ramah lingkungan.  Kriteria kampus ramah lingkungan antara lain adalah (1) Tata letak dan konsisi saranan dan prasarana kampus, (2) Pemanfaatan energi dan antisipasi pemanasan global, (3) Pengelolaan limbah secara terpadu, (4) Pemanfaatan air secara hemat, (5) Penggunaan dan penciptaan sarana transportasi ramah lingkungan dan (6) Pendidikan yang berwawasan lingkungan.

    Kampus merupakan tempat berkumpulnya para ilmuwan dan intelektual.  Kampus diharapkan menjadi motor dan teladan dalam gerakan ramah lingkungan.  Eco-Campus atau Green Campus dalam upaya pelestarian lingkungan bukan hanya memenuhi kampus dengan pepohonan, namun juga maknanya lebih dari itu. Green campus diukur dari sejauh mana civitas akademika dapat memanfaatkan sumberdaya alam di sekitar kampus secara efektif dan efisien.

    Sudah sepantasnya civitas akademika selalu tanggap dan bertanggungjawab dalam menyikapi permasalahan di sekitar kita dan menjadi contoh.  Tidak terkecuali sebagai pelopor pelaksanaan gerakan ramah lingkungan.

     

    Referensi :

    http://www.lamudi.co.id/journal/arsitektur-universitas-paling-menakjubkan-di-dunia/

    http://www.tempo.co/read/news/2013/03/06/058465478/5-Perguruan-Tinggi-Jadi-Percontohan-Kampus-Hijau

    http://www.solopos.com/2014/01/22/gagasan-pengelolaan-kampus-ramah-lingkungan-483977